4 Wisata Sejarah di Pangkalpinang, Ayo Berwisata Sambil Mengenal Sejarah

Pangkalpinang merupakan ibukota provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Semenjak Bangka Belitung lepas dari Prov. Sumatera Selatan pada tahun 2000 dan disahkan menjadi salah satu Provinsi di wilayah Sumatera Indonesia, ditetapkanlah Pangkalpinang menjadi ibukota Provinsi.

Memiliki luas wilayah 118.408 KM2 dengan jumlah penduduk berdasarkan hasil sensus tahun 2010 sebanyak 328.167 jiwa dengan kepadatan 1.955 jiwa/km2. Suku Melayu dan Etnis Tionghoa merupakan populasi yang dominan di Pangkalpinang.

Berdasarkan kilas sejarah yang telah dikaji dengan jelas dan literat dari tim perumus tanggal 17 September 1757 ditetapkan sebagai hari jadi kota Pangkalpinang.

Tentunya dilihat dari tahun ditetapkannya hari jadi Pangkalpinang tersebut, banyak hal menarik yang menjadi sejarah dan peninggalan-peninggalannya kini dijadikan wisata sejarah di kota Pangkalpinang.

Wisata Sejarah di Pangkalpinang


Apa saja wisata sejarah yang direkomendasikan untuk dikunjungi selama anda berwisata di Pangkalpinang? 

1. Museum Timah
Bangka Belitung merupakan provinsi kepulauan di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam. Buminya mengandung banyak Timah, maka tak salah jika didirikan sebuah museum. Museum Timah yang juga menjadi cagar budaya di Pangkalpinang. Museum yang diisi dengan koleksi sejarah penambangan Timah zaman dahulu mulai dari proses penambangan timah hingga peralatan dan perlengkapan tambang. Awalnya bangunan ini merupakan Museum Wisma Budaya sebelum diambil alih oleh PT. Timah Tbk. pada 2 Agustus 1997. Museum ini terletak di Jl. A. Yani Pangkalpinang.

2. Rumah Residen
Bangunan yang kini digunakan sebagai rumah dinas Walikota Pangkalpinang ini juga oleh sebagian masyarakat disebut dengan rumah besar dikarenakan rumah ini berukuran sangat besar dengan pilar berjumlah 10 yang terletak dipelataran teras.

Bangunan ini bergaya arsitektur eropa, dengan cirikhas pilar dan pintu utama yang tinggi serta banyaknya jendela sebagai sirkulasi udara. Dihalaman bangunan terdapat meriam tua sebanyak 2 buah yang bertuliskan angka tahun 1942 sedangkan pada dudukan meriam ini bertuliskan angka 1857 masehi dan bertuliskan AGW.

Pada awal berdirinya bangunan ini ditempati oleh onder afdelingger (administratur pemerintahan sipil distrik) yang dikepalai Controlleur Pangkalpinang. Dan pada tahun 1913 atau tepatnya pada tanggal 3 September 1913 barulah bangunan ini ditempati Residen setelah Pangkalpinang dijadikan Ibukota Keresidenan, dan yang Residen pertama yang menempatinya adalah A.J.N Engelenberg.

Rumah Residen terletak di tengah kota Pangkalpinang, yang menghadap langsung ke Alun-Alun Kota Pangkalpinang.

3. Wihelmina Park
Warga Pangkalpinang lebih mengenalnya dengan nama Taman Sari. Van Ben Benzenhorn adalah sang perancang dari Wihelmina Park ini, taman yang dijadikan fasilitas pendukung dari rumah residen ini dirancang dan difungsikan sebagai taman, konservasi tanaman, tempat untuk bersantai dan mencari angin dikarenakan banyaknya pohon yang rimbun serta juga dijadikan sebagai tempat untuk berolahraga ringan. 

Kini, Wihelmina Park atau Taman Sari dipugarkan dan dikemas lebih modern tanpa meninggalkan jejak sejarah yang ada.

4. Tugu Pergerakan Kemerdekaan
Tugu yang dibangun untuk mengingatkan akan perjuangan dalam mempertahankan dan merebut kemerdekaan setelah Proklamasi tahun 1945, tugu ini diresmikan langsung oleh Wakil Presiden Bpk. M. Hatta.

Bangunan berbentuk balok segi enam yang mirip dengan kelopak bunga tampak gaagh menopang berdirinya tugu, lantai dasar tugu berbentuk segi enam setinggi kurang lebih 1.5 Meter dengan konsep berundak.

Sedangkan bentuk tugunya sendiri unik bentuk atas yang mengerucut simetris yang ditopang dengan lingga, bentuk yang simetris tersebut menandakan perjuangan ini dilakukan oleh berbagai suku dan lapisan masyarakat yang bersatu untuk mempertahankan kemerdekaan.

Terdapat Tulisan "Surat Kuasa Kembalinya Ibokota Republik Indonesia Ke Yogyakarta, diserahterimakan oleh Ir. Soekarno Kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Medio Juni 1949"

Ayo berwisata sambil belajar mengenal sejarah daerah. Jika berkunjung ke Pangkalpinang cobalah untuk mengunjungi tempat bersejarah diatas.

Selamat berlibur......


Berlangganan update artikel terbaru via email:

loading...

Tips dan Trik Photoshop

Photoshop Tutorial

Photoshop

Informasi Photoshop