> Penting!!! Menanamkan kesadaran akan kesehatan mental sejak usia dini | Selamat Hari Kesehatan Mental Dunia
Penting!!! Menanamkan kesadaran akan kesehatan mental sejak usia dini | Selamat Hari Kesehatan Mental Dunia

Penting!!! Menanamkan kesadaran akan kesehatan mental sejak usia dini | Selamat Hari Kesehatan Mental Dunia

Sering dilihat:

Hari Kesehatan Mental Dunia

Dimulai sejak tahun 1992, setiap tanggal 10 Oktober, diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Dunia.

Dimana pada hari itu merupakan satu hari khusus untuk menyadarkan kita akan pentingnya terhadap kesehatan mental. 
kesehatan mental


Apa itu Kesehatan Mental?


Kesehatan mental merupakan tingkat kesejahteraan psikologis atau tidak adanya penyakit mental. Ini adalah "kondisi psikologis seseorang pada tingkat penyesuaian emosi dan perilaku yang memuaskan. 

Dari perspektif psikologi positif atau holisme, kesehatan mental dapat mencakup kemampuan individu untuk menikmati hidup,

dan menciptakan keseimbangan antara aktivitas kehidupan dan upaya untuk mencapai ketahanan psikologis. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kesehatan Mental termasuk "kesejahteraan subjektif, persepsi self-efficacy, otonomi, kompetensi, ketergantungan antar generasi, dan aktualisasi diri dari potensi intelektual dan emosional seseorang.

WHO lebih lanjut menyatakan bahwa kesejahteraan individu tercakup dalam realisasi kemampuan mereka, mengatasi tekanan kehidupan yang normal, kerja produktif dan kontribusi kepada komunitas mereka.

Masa-masa kritis terhadap perubahan kesehatan mental


Bahwa dalam fase kehidupan masa-masa remaja dan menuju dewasa adalah masa-masa dimana perubahan hidup terjadi.

Dapat dicontohkan misalnya pada masa-masa ini dimana banyak remaja mulai mencoba untuk menyentuh dunia luar.

Bepergian keluar rumah, sekolah, kuliah atau bekerja ditempat yang jauh bahkan banyak yang memilih untuk merantau.

Tentunya bagi banyak orang, ini adalah saat-saat yang menyenangkan. Namun, perlu diketahui mereka juga bisa menjadi stres dan bahkan ketakutan.

Dalam beberapa kasus, jika tidak dapat mengatur dan mengelolanya, perasaan-perasaan ini dapat menyebabkan penyakit mental.

Belum lagi pengaruh dari penggunaan teknologi online yang semakin luas. Iya, jika bisa dimanfaatkan dengan hal yang positif.

Pengaruh dari teknologi juga akan berdampak membawa tekanan tambahan. Ini dikarenakan koneksi ke jaringan virtual tidak ada batasan waktunya. Ini bisa terjadi setiap saat.

Ada juga banyak remaja tinggal di daerah yang terkena dampak darurat kemanusiaan seperti konflik, bencana alam, dan epidemi.

Orang-orang muda yang hidup dalam situasi seperti ini sangat rentan terhadap tekanan mental dan penyakit.

Pentingnya menjaga kesehatan mental anak-anak hingga remaja


Penyakit mental pada usia anak-anak dan remaja sangat berbeda dengan usia orang dewasa diatas 30 tahun. 

Otak anak-anak masih berkembang dan akan terus berkembang hingga sekitar usia dua puluh lima tahun. 

Perlu diketahui setengah dari semua penyakit mental dimulai pada usia 14 tahun, tetapi sebagian besar kasus tidak terdeteksi dan tidak diobati. 

Anak-anak akan lebih sulit untuk memperoleh keterampilan dan kebiasaan yang seharusnya dimiliki anak seusia mereka. Misalnya,

keterampilan perilaku tidak berkembang secepat keterampilan motorik atau sensorik.

Yang harus diwaspadai adalah ketika seorang anak memiliki gangguan kecemasan, mereka akan mulai kekurangan interaksi sosial yang tepat dan juga selalu mengaitkan banyak hal yang mereka alami dengan ketakutan yang terus menerus.

Ini bisa menakutkan bagi anak karena mereka tidak perlu memahami mengapa mereka bertindak dan berpikir seperti yang mereka lakukan. 

Ini bertentangan dengan orang dewasa yang mungkin tidak cepat pulih karena lebih sulit bagi mereka untuk beradaptasi.

Banyak peneliti mengatakan bahwa orang tua harus selalui mengawasi dan cepat bertindak jika mereka mulai mengetahui dan menyadari ada sesuatu yang aneh terhadap anak dari kebanyakan anak seusianya. 

Teman dan keluarga juga memainkan peran penting dalam stabilitas dan perawatan kesehatan mental anak.
Hidup dengan gangguan mental tidak pernah mudah, jadi selalu penting untuk membuat orang-orang di sekitar kita merasa nyaman dan menjalani hari-hari mereka dengan mudah. 

Gangguan umum 


Ada beberapa jenis kondisi dimana kita bisa dikatakan mental kita dalam keadaan tidak sehat. Gangguan Kecemasan, gangguan Mood, dan gangguan Skizofrenia.

1. Gangguan Kecemasan

Ini adalah penyakit mental yang paling umum dan paling banyak dialami oleh setiap orang. Perasaan takut atau merasa cemas yang berlebihan pada situasi atau kondisi tertentu.

Adapun contoh dari gangguan kecemasan antara lain

a. Panik
b. Fobia
c. Obsesif-kompulsif (OCD) ; Obsesi atau pikiran yang terus menerus serta mempunyai dorongan yang kuat untuk melakukan hal secara berualng-ulang. 
d. Post-traumatic stress disorder (PTSD) ; Terjadi setelah seseorang mengalami atau melihat suatu kejadian peristiwa yang bisa membuat trauma.

2. Gangguan perasaan hati

Perubahan akan suasana hati atau perasaan yang signifikan. 

Adapun contoh dari gangguan kecemasan antara lain

a. Depresi berat ; Kondisi dimana seseorang tidak lagi tertarik dan tidak lagi dapat menikmati aktivitas/kegiatan dan peristiwa yang sebelumnya mereka sukai.

b. Bipolar disorder ; Peralihan perubahan perasaan seseorang dari yang meraskan euforia hingga ke putus asa. Sebelumnya juga dikenal sebagai manic-depressive illness atau manic depression.

c. Gangguan depresif persisten ; sebelumnya dikenal sebagai dysthymia, ini merupakan depresi ringan kronis (jangka panjang).

Dimana seseorang memiliki gejala yang mirip dengan depresi berat tetapi pada tingkat yang lebih rendah.

d. SAD (seasonal affective disorder) ; Jenis depresi besar yang dipicu oleh kurangnya siang hari. Ini paling umum di negara-negara yang jauh dari khatulistiwa selama akhir musim gugur, musim dingin, dan awal musim semi.

3. Gangguan skizofrenia

Kondisi dimana seseorang memliki pikiran yang terpecah dan juga sulit untuk menerima suatu informasi.

Biasanya rentang usia antara 15 hingga 25 tahun sangat rentan mengalami gangguan ini. Skizofrenia memiliki gejala seperti delusi, gangguan pikiran, halusinasi, kurangnya motivasi dan suasana hati yang terlihat datar.

Pencegahan dimulai dengan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental


Banyak yang bisa dilakukan untuk membantu membangun ketahanan mental sejak usia dini untuk membantu mencegah tekanan mental dan penyakit di kalangan anak-anak, remaja dan dewasa muda.

Untuk mengelola dan memulihkan diri dari penyakit mental.

Pencegahan dimulai dengan menyadari dan memahami tanda-tanda peringatan dini dan gejala penyakit mental.

Orang tua dan guru dapat membantu membangun kecakapan hidup anak-anak dan remaja untuk membantu mereka mengatasi tantangan sehari-hari di rumah dan di sekolah.

Dukungan psikososial dapat diberikan di sekolah-sekolah dan lingkungan masyarakat lainnya..

Jadi, ayo kita tanamkan kesadaran pentingnya kesehatan mental untuk anak-anak kita.

Selamat Hari Kesehatan Mental Dunia

sumber : WHO
loading...
Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar